Data dan Statistik
Angka, tren, dan sebaran pekerja anak di Indonesia berdasarkan data Sakernas BPS, dari tingkat nasional hingga provinsi, kelompok usia, dan sektor pekerjaan.
Tren Pekerja Anak Usia 5-17 Tahun di Indonesia (2019–2025)
Jumlah pekerja anak di Indonesia berfluktuasi dalam tujuh tahun terakhir. Angka tertinggi terjadi pada 2020 dengan 1,33 juta anak (2,3%), dipengaruhi dampak pandemi COVID-19. Setelah sempat menurun ke titik terendah pada 2023 (1,01 juta; 1,72%), jumlah pekerja anak kembali meningkat signifikan pada 2024 menjadi 1,27 juta anak atau 2,17% dari total anak usia 5–17 tahun.
+ Anak usia 13–14 thn yang bekerja >15 jam/minggu
+ Anak usia 15–17 thn yang bekerja >40 jam/minggu
Sebaran Pekerja Anak per Provinsi
Prevalensi pekerja anak sangat tidak merata antar wilayah di Indonesia. Peta di bawah menggambarkan persentase pekerja anak usia 5–17 tahun di masing-masing provinsi berdasarkan data Sakernas BPS. Pilih tahun untuk membandingkan perubahan sebaran antar provinsi dari 2023 ke 2024.
Pada tahun 2024, persentase pekerja anak usia 5–17 tahun antarprovinsi berkisar antara 0,42 persen hingga 6,02 persen. Semakin gelap warna pada peta, semakin tinggi prevalensi pekerja anak di provinsi tersebut.
Pada tahun 2023, persentase pekerja anak usia 5–17 tahun antarprovinsi berkisar antara 0,41 persen hingga 4,21 persen. Semakin gelap warna pada peta, semakin tinggi prevalensi pekerja anak di provinsi tersebut.
Pekerja Anak di Perdesaan vs. Perkotaan
Grafik di bawah ini menunjukkan perbandingan persentase pekerja anak di wilayah perdesaan dan perkotaan pada tahun 2023–2024.
Pekerja Anak Menurut Kelompok Usia
Pekerja anak ditemukan pada seluruh kelompok usia 5–17 tahun. Pada 2024, seluruh kelompok usia mengalami peningkatan dibandingkan 2023, dengan kenaikan paling besar pada usia 5–12 tahun. Sementara itu, usia 15–17 tahun tetap yang tertinggi.
Pekerja Anak Menurut Jenis Kelamin
Pekerja anak laki-laki secara konsisten lebih tinggi persentasenya dibandingkan perempuan, baik di 2023 maupun 2024.
Pekerja Anak Menurut Usia dan Jenis Kelamin
Pola pekerja anak berbeda antara laki-laki dan perempuan di tiap kelompok usia. Di usia 5–12 tahun, persentase perempuan justru lebih tinggi dari laki-laki. Sebaliknya, semakin tua usianya, laki-laki semakin mendominasi — terutama di kelompok 15–17 tahun.
Pekerja Anak Menurut Lapangan Usaha
Lebih dari setengah pekerja anak di Indonesia terkonsentrasi pada sektor jasa-jasa. Pola ini menunjukkan karakteristik yang berbeda dibandingkan kecenderungan global, di mana pekerja anak umumnya lebih banyak ditemukan di sektor pertanian
Pekerja Anak Menurut Pendidikan
Pekerja anak memiliki keterkaitan erat dengan kondisi pendidikan. Sebagian besar pekerja anak tercatat tidak bersekolah lagi, dan mayoritas juga masih berada pada tingkat SD atau belum tamat SD.